Saham Turun, Tambah 3 Lagi Emiten yang Siap Buyback

Saham Turun, Tambah 3 Lagi Emiten yang Siap Buyback

Jakarta, CNBC Indonesia – Tiga emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback). Keputusan ini dambil penurunan harga saham dan Indeks Harga Saham Gabungan sejak awal tahun sudah mencapai 30%.

Dalam pengumuman di laman keterbukaan informasi, Rabu (18/3/2020), ketiga emiten yang melaksanakan buyback antara lain, perusahaan produsen gelas, PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), emiten kontraktor PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), dan perusahaan studio perfilman, PT MD Pictures Tbk (FILM).

Kebijakan buyback ini juga sejalan dengan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membolehkan emiten melakukan buyback tanpa melalui proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena pertimbangan pasar yang berfluktuasi signifikan.

Mulia Industrindo berencana membeli kembali sebanyak-banyaknya Rp 25 miliar yang berasal dari kas internal perusahaan. Jumlah saham yang akan dibeli tidak akan melebihi 20% dari modal disetor perseroan. Adapun, periode pembelian kembali saham MLIA pada 18 Maret 2020 hingga 18 Juni 2020.

“Pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak atas biaya pembiayaan perseroan,” tulis manajemen MLIA.

Jika mengacu pada data BEI, saham MLIA sejak awal tahun ini sudah terkoreksi 37,43% ke posisi Rp 438 per saham.

Emiten lainnya yang juga melaksanakan buyback, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), berencana mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp 125 miliar dengan batasan jumlah maksimal saham dibeli 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan dengan harga pembelian kembali maksimal Rp 500 per saham.

“Dengan pembelian kembali saham maka persentase kepemilikan pemegang saham perseroan akan meningkat secra proporsional,” tulis manajemen NRCA.

Sejak awal tahun, harga saham NRCA terpantau melemah 34,90% ke posisi Rp 250 per saham.

Adapun, MD Pictures juga berencana melakukan buyback pada periode 18 Maret 2020 hingga 17 Juni 2020. Alokasi dana yang disiapkan FILM sebesar Rp 40 miliar dengan harga pembelian kembali maksimal Rp 210 per saham.

“Pelaksanaan pembelian kembali atas saham perseroan diperkirakan tidak berdampak terhadap pendapatan perseroan, oleh karenanya tidak terdapat perubahan atas proforma laba perseroan,” tulis manajemen.

Sejak awal tahun, harga saham perusahaan yang terafilliasi dengan Manoj Punjabi ini, terpantau melemah 10,06% ke posisi Rp 161 per saham.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20200318134222-17-145801/saham-turun-tambah-3-lagi-emiten-yang-siap-buyback

 

By |2020-03-20T06:27:29+00:00March 20th, 2020|Categories: Berita|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment